Lokasi: Home

SMK Negeri 12 Malang

SMK Negeri 12 Malang

Bulletin

Budidaya Jamur

E-mail Cetak PDF

Budidaya Jamur

Budidaya Jamur merupakan salah satu budidaya yang tidak mengenal musim dan tidak membutuhkan tempat yang luas. Jenis-jenis jamur  yang  umum dibudidayakan ialah Jamur merang (VolvariellaVolvaceae) , Jamur tiram (PleurotusOstreatus) , Jamur kuping (AuriculariaPolytricha) , Jamur payung (LentinusEdodes) dan Jamur kancing (Agaricus Sp). Media untuk pertumbuhan jamur dapat menggunakan limbah yaitu limbah pertanian (MerangdanDaunpisang) dan limbah industry (SerbukGergaji) Jamur terdiri dari bermacam-macam jenis, Ada yang merugikan dan ada yang menguntungkan bagi kehidupan manusia. Jamur yang merugikan bagi kehidupan manusia. Jamur yang merugikan antara lain karena bersifat Pathogen yaitu dapat menyebabkan penyakit pada manusia,hewan,maupun tumbuhan.

Di SMKN 12 Malang terdapat budidaya jamur, Yaitu jamur tiram. Jamur tiram merupakan jamur pangandari kelompok Basidiomycota dan termasuk kelas Homobasidiomycetes dengan cirri-ciri umum tubuh buah berwarna putih hingga krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung. Disebut jamur tiram sebab mempunyai tubuh yang ada tangkainya dan bisanya tumbuh disamping atau tumbuh menyamping dan bentuknya mirip sekali dengan tiram.

Jamur Tiram juga memiliki berbagai manfaat yaitu sebagai makanan, menurunkan kolesterol, sebagai anti Bacterialdananti   tumor . Jamur juga dipercaya mempunyai kasiat obat untuk berbagai penyakit seperti penyakit Lever,Diabetes .


 

Produk dari Jamur Tiram

 

 

 

 

 

 

1. BaksoJamur:

Bahan:

500 Gram Jamur Tiram

1 25 Gram Tepung Sagu

2 butir putih telur

Merica bubuk

2 siung bawang putih goreng (dihaluskan)

Garam

Bahan untuk kuah :

Merica secukupnya

2 siung bawang putih goreng

Kembangkol

Cara membuat kuah bakso jamur :

-Masukkan semua bahan bumbu kuah diatas kedalam air mendidih

1. Bahan pelengkap =

2.Bawang Goreng (jika suka)

3. Saus sambal

4. Kecap Manis

Cara membuat Bakso Jamur Tiram

1. Merendam jamur dengan air panas selama kurang lebih 5 menit,kemudian peras dengan menggunakan serbet. Lalu potong kecil-kecil jamur tersebut setalah itu ulek (jangan diblender karena hasilnya terlalu lembut) kemudian masukkan aci/tepung sagu, telur,bawang putih,garam,merica lalu aduk-aduk hingga semua bahan tercampur merata.

2. Selanjutnya bulatkan adonan dengan ukuran sesuai selera kemudian masukkan ke air mendidih hingga terlihat mengapung. Setelah itu angkat dan sajikan bakso jamur tiram bersama kuah bakso yang telah dibuat sebelumnya.

Produk dari jamur Crispy

Cara membuat Jamur Tiram Crispy

1. Membuat bahan pencelupnya. Ambil satu wadah dan masukkan 100 gram. Tepung,baking powder,bawang putih yang sudah dihaluskan,garam dapur dan merica bubuknya.

2. Campur semua bahan sampai benar-benar tercampur sempurna

3. Beri air secukupnya atau kurang lebih sebanyak 250ml. campur dan aduk-aduk semua bahan sampai rata dan tidak ada gumpalan. Cicipi dulu dan tambahkan bahan lain apabila diperlukan.

4. Sekarang membuat bahan pelapis resep Jamurnya.Ambil satu wadah dan masukkan 500 gram tepung terigu,tepung maizena,merica bubuk,kaldu ayam,garam dan Baking powdernya aduk sampai semua bahan tercampur rata.

5. Sekarang proses pembuatannya. Masukkan jamur tiram yang sudah dicuci kedalam adonan celupannya

6. Masukkan jamur tiram yang sudah dicelup kedalam bahan pelapisnya. Gulirkan jamur tiram kedalamnya sampai semua bagian tertutup rata.

7. Siapkan penggorengan dengan api sedang dan beriminyak agak banyak sampai benar-benar panas

8. Masukkan jamur tiram crispy yang sudah diberi bahan pelapis dan goreng sampai matang atau bewarna kuning agak kecoklatan. Tiris kan sebelum dihidangkan.

Produk Nugget Jamur

Cara membuat:

1. Rebuslah terlebih dahulu jamur tiram yang akan digunakan sampai benar-benar empuk dan lunak, angkat

2. Blender lah jamur tiram tersebut sampai halus, angkat dan sisihkan.

3. Lalu udang yang sudah dibersihkan tadi dicincang kasar, dan simpan dalam satu wadah

4. Kemudian campurkan juga semua bahan termasu kjamur yang diblender tadi kedalam wadah yang disiapkan,jangan lupa bumbu yang dihaluskan juga

5. Mulai aduk rata adonan, bisa menggunakan tangan atau alat lainnya untuk menguleni,usahakan sampai rata

6. Bila sudah selesai, silahkan masukkan adonan kedalam Loyang berbentuk kotak kemudian kukus sampai matang sempurna

7. Bila sudah matang,mulai potong adonan tadi membentuk kotak agak panjang, lakukan sampai habis semua

8. Siapkan telur untuk celupan nya dalam wadah yang berbeda,lalu celupkan dan gulingkan diatas tepung roti yang sudah disiapkan juga

9. Nah, sekarang tinggal goreng nugget jamurnya, tunggu sampai matang dan berubah kecoklatan

10. Angkatdan nugget jamur siap dihidangkan.

NamaKelompok :

1. Amelia Indriani

2. Bella Dania

3. Nia Putri

4. Oktalia Kurnia

5. Rinda Andria

 

DAUR ULANG KERTAS di SMKN 12 MALANG

E-mail Cetak PDF

Kertas merupakan salah satu kebutuhan manusia dalam kegiatan sehari-hari, sehingga pemakaian kertas setiap harinya berjumlah sangat besar. Begitu pula di SMKN 12 Malang, pemakaian kertas terebut seperti bekas pembungkus makanan, buku, fotokopi surat-surat absensi siswa dan surat lainnya. Ternyata limbah dari kertas tersebut menimbulkan masalah lingkungan yang besar. Oleh karena itu, untuk mengurangi dampak dari limbah kertas, SMKN 12 Malang membentuk pokja “ DAUR ULANG SAMPAH KERTAS “ yang kegiatan utamanya mengolah sampah kertas menjadi kertas kembali. Kegiatan lain dari pokja tersebut yaitu membuat kerajinan dari sampah kertas.

Untuk membantu mengurangi sampah kertas yaitu dengan cara mendaur ulang sampah tersebut. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh produksi kertas. Menurut Lester (19994 : 66). Cara mengatasi masalah sampah kertas yaitu pencegahan limbah pada sumbernya ( produksi bersih ), yaitu mengurangi penggunaan bahan baku, air dan energi, menghindari pemakaian bahan baku beracun, seperti memproduksi kertas yang berbahan non kayu, tidak memakai khiorine ( pemutih kertas, yang bisa menyebabkan pencemaran air ), dan penanganan pencemaran setelah terjadinya limbah ( end of pipe treatment ) yaitu dengan mengolah limbah yang dihasilkan di SMKN 12 Malang menggunakan cara yang teratur yaitu dengan mengolah limbah yang dihasilkan.

Ø CARA MEMBUAT KERTAS DAUR ULANG

Bahan – bahan  :

1. Koran bekas / kertas bekas

2. Air

3. Lem kayu

4. Pewarnaalamisepertikunyit, cabemerah, daunsuji

Alat yang dibutuhkan     :

1. Screen sablon / bingkai kayu yang telah di lapisi kain kasa (ukuran sesuai dengan keinginan)

2. Blender

3. Papan kayu atau triplek

4. Gunting

5. Kain

6. Ember

Cara membuat   :

1. Guntinglah koran bekas / kertas bekas menjadi kecil-kecil, lalu rendam dalam air di ember selama 1 hari

2. Ambil kertas yang telah di rendam tadi, tiriskan lalu masukan ke dalam blender bersama air dengan perbandingan kertas banding air sama dengan 1 : 3 kemudian blender hingga menjadi bubur kertas.

3. Siapkan ember isi air seperempat bagian. Masukkan bubur kertas ke dalam ember lalu aduk

4. Tambahkan pewarnaalami

5. Tambahkan sedikit lem kayu ke dalam adonan kertas sekitar 2 sdm, lalu aduk sampai rata.

6. Siapkan papan triplek lalu lapisi papan dengan kain kasa basahi papan dengan sedikit air

7. Masukkan screen dalam ember, ambil kertas lalu saring dan ratakan bubur pada screen (jangan terlalu tebal)

8. Letakkan screen dengan posisi terbalik diatas papan

9. Gosok screen memakai kasa secara perlahan sampai bubur kertas lepas dari screen dan menempel di papan lalu tutup dengan kain basah

10. Diamkan 1 jam sampai kandungan air menyusut

11. Jemur dibawah panas matahari bersama kain, jangan dilepas.

12. Jika sudah benar-benar kering, buka kain yang menutupnya dengan hati-hati atau kalau perlu di setrika dulu sebelum dibentuk agar lebih rapi

13. Kertas daur ulang sudah bisa di bentuk sesuai keinginan

Ø MANFAAT LIMBAH KERTAS di SMKN 12 Malang

Limbah kertas di SMKN 12 Malang dimanfaatkan sebagai           :

· Baju daur ulang

Siswa / siswi membuat baju dari limbah kertas yang setelah itu akan ditampilkan di ajang fashion show saat pensi sekolah.

· Topeng

Limbah kertas tersebut akan diolah menjadi bubur kertas yang nantinya akan dicetak menjadi kerajinan tangan topeng yang dapat menjadi hiasan dinding

· Kertas baru

Limbah – limbah kertas akan dihancurkan dan di rendam hingga menjadi bubur kertas, kemudian oleh siswa / siswi dicetak menjadi kertas yang baru, yang dapat digunakan kembali oleh sekolah, sehingga dapat mengurangi pengeluaran sekolah.

Nama Kelompok           : Arum Kusuma Dewi     (05)

Dewi Ayu Pratiwi         (10)

Intan Indah Sheri          (18)

Selvina Dwi Lestari      (33)

 

 

BUDIDAYA CACING

E-mail Cetak PDF

Di SMKN 12 MALANG mempunyai beberapa pokja untuk menerapkan program adiwiyata . Salah Satu diantaranya adalah pokja budidaya cacing tanah spesies lumbricus rubellus adalah jenis cacing yang sangat potensial untuk dibudidayakan . Karena , jenis cacing ini mempunyai siklus pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan jenis cacing lainnya . Bukan hanya itu , cacing tanah ini juga tergolong mudah pemeliharaan dan perawatannya . Karena bias dikembangkan dimedia limbah organik .

Sehingga tidak mengherankan jika banyak dimanfaatkan dalam dunia pertanian , peternakan serta industri farmasi . Dalam dunia farmasi cacing jenis ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan obat dan bahan kosmetik . Bahkan permintaannya pun terus meningkat untuk memenuhi jumlah produksi yang semakin besar .

Namun , ketersediaan cacing tanah jenis ini masihsangat terbatas dengan harga relative lebih mahal . Karena belum banyak yang melakukan budidaya . Karena masih jarang masyarakat yang tahu akan hal ini . Jadi , pada kesempatan kali ini akan saya kasih sedikit rips dan trik mengenai cara budidaya cacing tanah . Berikut ulasannya .

1. Persiapan lokasi budidaya cacing

Tanah yang akan digunakan sebagai media hidup cacing harus mengandung bahan organic dalam jumlah yang besar . Bahan-bahan organic tersebut bias berasal dari dedaunan yang sudah gugur . Kotoran ternak ataupun tanaman dan hewan yang sudah mati. Cacing tanah sangat suka dengan bahan-bahan yang mudah membusuk karena lebih mudah dicerna untuk pertumbuhan yang netral dengan ph sekitar 6-7,2 . Dengan kondisi tersebut , bakteri yang ada dalam tubuh cacing tanah biasa bekerja dengan optimal untuk mengadakan fermentasi atau pembusukan . Kelembaban udara juga perlu kamu perhatikan agar pertumbuhannya dan perkembangbiakannya bias optimal yaitu sekitar 15-30 % suhu yang diperlukan untuk pertumbuhan cacing tanah dan penetasan kokon adalah sekitar 15-25 derajat celcius atau suam-suam kuku . Suhu yang lebih tinggi dari 25 derajat celcius masih tetap baik , asalkan ada naungan yang cukup dengan kelembaban yang optimal . Usahakan lokasinya juga mudah untuk diawasi dan tidak terkena oleh sinar matahari secara langsung . Misalkan dibawah pohon rindang , disamping rumah atau ruangan khusus yang atapnya terbuat dari bahan-bahan yang tidak meneruskan sinar dan tidak menyimpan panas .

2. Pedoman teknis budidaya cacing tanah

A. Penyiapan sarana dan peralatan

Pembuatan kandang sebaiknya menggunakan bahan-bahan mudah dan murah, seperti rumbia , bamboo , ijuk , papan bekas , suta genteng dari tanah liat . Salah satu contoh kandang permanen untuk peternakan skala besar dengan ukuran 1,5 * 18 meter dan tinggi 0,45 meter .

Didalamnya buatlah rak-rak bertingkat sebagai tempat / wadah pemeliharaan . Bagunan kandang juga bisa kamu buat tanpa dindidng ( terbuka ) atau bisa juga digunakan model lainnya seperti kotak bertumpuk , rak berkaki , pancing berjajar dan pancing bertingkat .

B. Pembibitan Cacing

Persiapan yang perlu kamu lakukan dalam upaya ini adalah meramu media tumbuh , menyediakan bibit cacing yang unggul , mempersiapkan kandang cacing dan juga pelindung kandangnya .

C. Pemilihan Bibit Calon Indukan Cacing

Sebaiknya jika kamu ingin membudidayakan cacing tanah secara komersial , gunakanlah bibit yang sudah ada karena membutuhkan jumlah yang cukup besar . Tapi , jika ingin dimulai dari cacing tanah yang ada di alam . Biasanya banyak ditumpukkan sampah yang membusuk / tempat pembuangan kotoran hewan.

D. Pemeliharaan bibit induk cacing dengan beberapa cara :

Ø Memelihara cacing tanah sebanyak-banyaknya / disesuaikan dengan tempat yang kamu gunakan . Kamu bisa memilih cacing yang muda / dewasa . Jika kandangnya berukuran tinggi 0,3 m , Panjangnya 2,5 m , dan Lebarnya 1 m . Biasanya bisa merampung bisa menampung sekitar 10.000 ekor cacing tanah dewasa .

Ø Pemeliharaan dimulai dengan jumlah kecil . Jika jumlahnya bertambah sebagian cacing bisa kamu pindahkan ke bak pemeliharaan lain .

Ø Kombinasi antara dua cara diatas

Ø Pemeliharaan khusus kokon sampai anak setelah dewasa baru dipindahkan ke bak pemeliharaan lain .

Ø Pemeliharaan khusus cacing dewasa sabagai bibit .

E. Sistem Pemuliabiakan

Apabila media pemeliharaan sudah siap dan bibit cacing juga sudah ada. Maka penanaman bisa segera kamu laksanakan secepatnya . Jika sudah , amati secara rutin 3 jam sekali , siapa tau ada yang berkeliaran diatas media / bahkan ada yang meninggalkan media . Apabila dalam rentang waktu lama / sekitar 12 jam tidakada yang keluar dari wadah , berarti media yang kamu buat sudah cocok , sebaliknya jika tidak cocok maka berkeliaran kemana mana .

F. Perkawinan / Reproduksi

Cacing termasuk hewan hemaprodit , yaitu memiliki alat kelamin ganda meskipun demikian , dalam urusan pembuahan mereka tidak bisa melakukannnya sendiri.

Dari hasil perkawinan sepasang cacing akan menghasilkan satu buah kokon yang berisi telur-telur . Kokon tersebut berbentuk lonjong dengan ukuran kurang lebih 1/3 besar kepala korek api . Dalam rentang waktu 14-21 hari kokon akan menetas , setiap kokon akan menghasilkan 2-20 ekor , diperlukan 100 ekor cacing bisa menghasilkan sekitar 100.000 cacing dalam waktu 1 tahun .

3. Pemeliharaan

A. Pemberian Pakan

Untuk pemberian makannnya cukup sekali saja dalam 24 jam . Apabila kamu tanam 1kg maka 1kg juga pakan yang harus kamu berikan . Hal yang perlu kamu perhatikan dalam pemberian makanan antara lain :

- Pakan harus berbentuk serbuk

- Serbuk pakan harus ditaburkan rata diatas media , tapi usahakan jangan menutupi keseluruhan . Sisakan sekitar 2-3 bagian peti

- Tutup pakan dengan media yang tidak tembus cahaya

- Perbandingan antara serbuk cacing dan air adalah 1:1

B. Penggantian Media

Media yang mudah menjadi kascing/tanah atau yang telah banyak kokonnya harus segera diganti . Agar cacing cepat berkembangbiak , rata-rata penggantian media bisa kamu lakukan setiap 2 minggu sekali

C. Proses Kelahiran

Bahan yang digunakan sebagai media tanam antara lain kotoran hewan , batang pisang , dedaunan kering , limbah rumah tangga dan lain sebagainya . Bahan tersebut kemudian dipotong-potong dulu dengan ukuran 2,5 cm . Semua bahan kecualikotoran ternak diaduk dann ditambah dengan air hingga merata . Bahan campuran dan kotoran ternak dijadikan satu dengan perbandingan 7:3 dan ditambah air secukupnya.

4. Hama dan Penyakit

Keberhasilan dalam upaya budidaya cacing tanah tidak terlepas dari upayamu dalam mengendalikan hama . Hama-hama berupa serangga dan hewan pemangsa , antara lain : semut , burung , kumbang , lipan , kelabang , katak , lalat , tikus , itik , ayam , dll .

5. Panen Cacing

Dalam usaha budidaya cacing tanah ada dua bagian penting yang nantinya kamu penen , yaitu cacing itu sendiri dan kascing atau tanah bekas cacing . Memanennya juga cukup mudah , kamu hanya perlu memberikan penerangan dimedia tanam tersebut , maka cacing akan keluar dengan sendirinya . Karena cacing sangat sensitif dengan cahaya .

6. Manfaat

Dalam bidang pertanian , cacing menghancurkan bahan organic sehingga memperbaiki aerasi dan struktur tanah . Keberadaan cacing tanah akan meningkatkan populasi mikroba yang menguntungkan tanaman . Selain itu cacing tanah dapat digunakan sebagai :

1.) Bahan pakan ternsk

2.) Bahan baku obat dan bahan ramuan untuk penyembuhan penyakit

3.) Bahan baku kosmetik

4.) Makanan manusia

Nama Kelompok :

1. DIAH AYU RETNO (12)

2. FARA FAUZIAH (15)

3. NADIA FIRDAUSI (24)

4. VERONICA YOSTAVINANDA (34)

 

 

BIOPORI

E-mail Cetak PDF

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-ansi-language:IN;}

1. Pengertian Biopori ( Lubang Resapan )
adalah Lubang silindris yang dibuatsecara vertikal kedalam tanah sebagai metode resapan air yang ditunjukkan untuk mengatasigenangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah. Peningkatan daya resap air pada tanah dilakukan dengan membuat lubang pada tanah dan menumbunya dengan sampah organik untuk menghasilkan kompos.

Di SMKN 12 Malang sendiri memiliki 110 biopori yang tersebar di berbagai penjuru sekolah. Antara lain di depan ruang TU , disekitar masjid, didepan perpustakaan, disekitar kelas multimedia, dan berbagai tempat lainnya. SMKN12 Malang menciptakan biopori karena banyak sekali pohon yang menghasilkan daun untuk menjadi bahan dari pembuatan biopori tersebut. Kompos hasil dari biopori tersebut dimanfaatkan untuk memupuk tanaman-tanaman disekolah. Jadi pemanfaatan biopori disekolah bisa untuk mengurangi biaya pengeluaran untuk membeli pupuk dan memanfaatkan sampah-sampah daun kering.

2.Manfaat Biopori

a. Memperluas bidang penyerapan air

b. Penanganan Limbah Organik

c. Meningkatkan Kesehatan

d. Dapat mengubah sampah organik menjadi kompos. Pengomposan sampah organik mengurangi aktivitas pembakaran sampah yang dapat meningkatkan kandungan gas rumah kaca diatmosfer

e. Mengurangi genangan air dan secara tidak langsung dapat mengatasi banjir

f. Memaksimalkan air hujan atau air limbah rumah tangga menjadi air tanah

g. Mencegah erosi tanah dan tanah longsor

h. Meningkatkan peran dan aktivitas fauna tanah

i. Meningkatkan pertumbuhan tanaman disekitar lubang biopori

j. Menambah volume air tanah

Selanjutnya...
 
Halaman 1 dari 32
merdekaaaaaa-17-agt-2013.jpg

Polls

Apa yang ingin diketahui dari website ini?
 

 

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday59
mod_vvisit_counterYesterday154
mod_vvisit_counterThis week1227
mod_vvisit_counterLast week1675
mod_vvisit_counterThis month369
mod_vvisit_counterLast month6777
mod_vvisit_counterAll days296632

We have: 4 guests online
Your IP: 54.166.48.3
 , 
Today: Des 03, 2016

SNMPTN 2014

SNMPTN 2014