Bulan Bahasa SMKN 12 Malang 2018: “Eksplorasi Diri melalui Kegiatan Literasi, Kreasi Seni dan Budaya”

SEMARAK BULAN BAHASA SMKN 12 MALANG 2018: “Eksplorasi Diri melalui Kegiatan Literasi, Kreasi Seni dan Budaya”

PART ONE

Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa Tahun 2018, SMKN 12 Malang menggelar berbagai kegiatan Literasi yang terdiri dari Pentas Kreasi Seni dan Budaya yang diikuti oleh siswa kelas XII dan Lomba Keterampilan Berbahasa yang diikuti oleh siswa kelas X dan XI.

Sabtu, 29 September 2018, kegiatan bulan bahasa diawali dengan penampilan Drama Musikal yang bertema “Pewayangan” dari Kelas XII TKR1. Penampilan mereka memiliki konsep full musik tradisional. Drama tersebut merupakan perpaduan antara budaya Indonesia dan India.

Drama musikal tersebut bertujuan menyampaikan pesan kepada khalayak luas bahwa alat musik tradisional tidak kalah dengan alat musik modern. Selain itu juga agar cerita pewayangan tidak terlupakan oleh generasi saat ini.

Di penghujung tampilan tak lupa mereka menyanyikan sebuah lagu untuk saudara-saudara kita di Palu dan alm. Haringga yang memukau seluruh penonton.

“Angkat kebudayaan Indonesia karena kebudayaan dapat menginformasikan kepribadian dan menjunjung tinggi martabat bangsa kita di mata dunia”, pesan singkat yang diucapkan Andrian Axmal Maulana, Ketua Kelas XII TKR1 di penghujung wawancara.

Penampilan kedua dari Kelas XII AK3. Tema yang mereka usung adalah Calon Arang. Dalam 1 kelas tersebut dibagi menjadi 4 kelompok berbeda. Setiap kelompok memilik tema yang sama, tetapi penampilanya dibagi berbeda-beda. Pertama tari yang hampir mirip seperti modern dance. Kemudian dilanjutkan dengan empat Tari Kreasi Bali.

Kesan dan pesan dari XII AK3 adalah bahwa kita, mahkluk hidup harus menyembah kepada Tuhan bukan kepada setan, karena tema yang diangkat bercerita tentang menyembah setan.

Setelah rancaknya tari dari kelas XII AK 3, penonton kembali disuguhi penampilan dari Kelas XII MM1. Mereka menampilkan beberapa konsep dalam bulan bahasa, yaitu drama, tari, band, dan dance yang masing-masing mengangkat tema tersendiri.

Jenis dance yang ditampilkan oleh XII MM1 adalah dance modern, dan menarikan Tari Kecak dari Bali. Untuk band musiknya diaransemen sendiri.

Adapun drama yang berjudul “Ada Aku Di sini”, bercerita tentang seorang anak yang dibully di lingkungannya, tetapi masyarakat hanya membiarkan dan mementingkan dirinya sendiri. Pesan moral yang ingin disampaikan oleh drama ini adalah menyadarkan kembali masyarakat yang cenderung individualisme dan anarkis. Kita makhluk sosial diciptakan Tuhan untuk saling peduli, saling tolong, dan saling menyayangi.

Menutup rangkaian atraksi adalah penampilan dari kelas XII AK1 bertema Gelora Jatim. Mereka mengambil beberapa tarian Jawa Timur yang terdiri dari: Tari Mayong, Gandrung, Sabul Mangil, dan Tari Kewer-Kewer.

Kelas XII AK1 mengambil tema tersebut karena mengambil sebuah cerita dari Jawa Timur. Mereka dibagi menjadi 4 kelompok. Tiap kelompok memiliki tema sama namun tariannya berbeda.

Pada saat yang bersamaan, di Lab. Simdig digelar workshop penghitungan angka kredit yang di gawangi oleh Bapak Suripto. Workshop ini diikuti oleh seluruh guru PNS yang ada di lingkungan SMK Negeri 12 Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan penghitungan angka kredit yang baru serta memotivasi bapak ibu guru untuk lebih bersemangat lagi di dalam mempersiapkan berkas-berkas untuk pengurusan kenaikan pangkat.

Kegiatan awal semarak bulan bahasa ini berakhir pada pukul 11.00. Seluruh warga sekolah berpartisipasi aktif untuk kelancaran kegiatan ini. Rangkaian kegiatan bulan bahasa ini akan diakhiri pada tanggal 20 oktober 2018.

Bravo SMECHATWOLASMA!

Selamat berapresiasi! Kita junjung tinggi warisan luhur budaya bangsa tercinta ini! Indonesia tetap jaya!

By:HumasSmkn12Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *