COVID-19 dan Personal Finance

Penulis : Febrian Ananta/ Siswa SMKN 12 Malang~

Awal tahun 2020 Indonesia dihebohkan dengan datangnya wabah virus corona yang ternyata sudah melanda beberapa negara di berbagai belahan dunia. Efeknya tentu sangat berat, Berbagai aktivitas ekonomi lumpuh dan kondisi perekenomian di Indonesia pun juga mengkhawatirkan. Pemerintah Republik Indonesia juga telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga kondisi perekonomian tetap stabil, seperti dengan mengawasi ketersediaan kebutuhan pangan pokok di berbagai kota di Indonesia.

Meski demikian, tetap saja sifat manusia yang konsumtif dan mudah terpengaruh membuat berbagai kebutuhan pokok semakin terbatas keberadaannya, dan berdampak pada kenaikan harga pangan yang tidak terkendali

Oleh sebab itu, kali ini penulis akan memberikan tips bagaimana mengelola keuangan pribadi agar tidak termasuk kategori masyarakat konsumtif .

Buatlah rekapitulasi penghasilan

Hal ini patut untuk kamu lakukan karena akan menjadi acuan kamu dalam mengelola keungan mu, tulis dan daftar seluruh penghasilanmu baik itu penghasilan yang disimpan di rumah ataupun yang disimpan di bank.

Memangkas berbagai pengeluaran yang tidak penting

Untuk mempertahankan uang yang dimiliki, cobalah untuk memangkas pengeluaran yang bersifat tidak penting. Misalkan saja, uang belanja ke salon, perawatan wajah, bahkan uang untuk menonton film. Uang – uang tersebut dapat dialokasikan ke pengeluaran yang sangat penting misalkan pembentukan dana darurat.

Membentuk dana darurat

Hal yang paling menjadi momok adalah ketidakjelasan kondisi ekonomi masa depan, apalagi di saat laju perdagangan dan investasi mulai menurun. Dana darurat perlu di bentuk dan disisihkan sebagian persen dari pernghasilan atau sebagai wadah dari pengeluaran yang tidak penting. Hal ini akan membantumu jika terjadi kondisi yang tidak terduga atau mendadak

Buatlah skala prioritas kebutuhan dan belanja

Saat virus corona datang berbagai kebutuhan mendadak dan mendesak tiba tiba menggerogoti isi dompet bukan. Apabila kondisi ini juga kamu rasakan maka buat skala prioritas. Mana kebutuhan yang benar benar harus kamu beli segera dan mana yang bisa di tunda terlebih dahulu.

Hindari menumpuk bahan pangan pokok di rumah

Belilah bahan pangan pokok sewajarnya saja. Jangan ikuti trend yang sedang berkembang yakni men-Stock bahan pangan di rumah terlalu banyak sehingga akan terjadi kelangkaan. Apabila hal ini terjadi maka memungkinkan harga pangan di pasaran akan melonjak tajam.

Lakukan aktivitas ketrampilan di rumah

Asah kemampuan dirimu selama kamu dalam masa karantina di rumah. Lakukan berbagai aktivitas yang dapat mengalihkan pandangan mu untuk berbelanja. Ambil saja contoh dengan membuat kerajinan tangan dari kain perca, atau membuat kerajinan dari koran bekas. Lakukan kegiatan ini secara konsisten agar aktivitas di rumahmu lebih berwarna

Itulah tips untuk mengelola keuangan di rumah agar manjadi pribadi yang tidak konsumtif. Pada dasarnya kebutuhan setiap individu akan berbeda, namun jika semua orang menerapkan sikap hemat dan bijak dalam berbelanja maka kelangkaan bahan pangan dan harga yang melonjak tajam dapat diminimalisir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *