Guru tamu Akuntansi bekerjasama dengan Kantor Jasa Akuntansi “SYS” dengan tema “Pengembangan softskill siap kerja bagi siswa akuntansi”


Salah satu agenda akhir semester gasal di Program Keahlian Akuntansi SMKN 12 Malang adalah mengundang Guru Tamu dari DU/DI. Kantor Jasa Akuntansi “SYS” dipilih sebagai Guru tamu pada kesempatan kali ini.  Materi yang disajikan adalah tentang “Pengembangan Softskill siap kerja bagi Siswa Akuntansi”

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa , 17 November 2020 di Ruang Bale Batik, dari pukul 08.00 – 11.00 WIB. Yang hadir sebagai Guru Tamu adalah Akuntan di Kantor Jasa Akuntansi “SYS” yaitu Bapak Tuhu Pamekas.  Beliau sudah sangat berpengalaman di bidang Akuntansi dan Perpajakan.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas XI AKL  yang akan berangkat PKL (Praktek kerja Lapangan) yaitu XI AKL 2 dan XI AKL 3 sejumlah 67 siswa. Kegiatan ini didampingi oleh guru produktif AK, wali kelas XI AK, dan Perwakilan BKK. Seluruh siswa mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh semangat. Guru Tamu dihadirkan agar membuka wawasan siswa tentang dunia Akuntansi di tempat kerja.

Kegiatan dibuka oleh Wakil kepala sekolah bidang kurikulum, Bapak Yusuf Hidayat S,Pd  yang memaparkan peran penting softskill dan hard skill bagi siswa lulusan SMK. Juga dipaparkan tentang budaya industry 5S yang sudah mulai diterapkan di SMKN 12 Malang. Kemudian dilanjutkan dengan paparan Materi dari Bapak Tuhu Pamekas.

Mengawali pemaparan materi, yaitu tentang perbedaan Kantor Jasa Akuntansi  (KJA )dan KAP (Kantor Akuntan Publik)  . KJA  merupakan  Badan usaha yang memberikan Jasa Akuntansi seperti Jasa Pembukuan, Jasa Kompilasi Laporan Keuangan, Jasa Manajemen, Akuntansi Manajemen, Konsultasi Manajemen, Jasa Perpajakan, Jasa Prosedur yang disepakati atas Informasi Keuangan, dan Jasa Sistem Teknologi Informasi.

Sedangkan KAP merupakan  badan usaha yang telah mendapatkan izin dari Menteri Keuangan sebagai wadah bagi akuntan publik dalam memberikan jasanya yang salah satunya adalah jasa audit.

Narasumber juga menyampaikan bahwa softskill  lebih diutamakan daripada kemampuan akademis. DU/DI tidak mencari siswa yang hanya pandai secara akademis, melainkan yang mau belajar, cepat beradaptasi dengan lingkungan, disiplin, bisa bekerja sama, dan bisa berkomunikasi baik lisan maupun tulisan dengan baik.

Beliau juga menekankan tentang disiplin, terkait dengan jam masuk, jam istirahat, dan jam pulang kerja; bagaimana penampilan seorang akuntan serta pentingnya kejujuran dan ketelitian bagi seorang akuntan.

Kegiatan guru tamu ini diharapkan mampu memberi motivasi dan inspirasi agar para siswa semakin semangat membentuk sikap positif dan memahami betapa pentingnya softskill agar siswa akuntansi benar- benar siap kerja ketika sudah lulus.

By Ulya Brilian/Kaprogli AKL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *