MALANG — Lab B TKJ SMK Negeri 12 Malang kedatangan dua alumni yang kini dikenal lewat konten TikTok, Selasa (3/9). Sejak pukul 11.00, Yusuf dan Dani ngobrol dan berbagi pengalaman bersama siswa kelas X dan XII Konsentrasi Keahlian TKJ.
Yusuf merupakan alumni TKJ yang lulus pada 2018 dan kini dikenal sebagai content creator sekaligus influencer melalui akun TikTok Kurir Ndlodok. Sesuai namanya, Yusuf memang sehari-hari bekerja sebagai kurir online shop.
Sementara itu, Dani yang juga merupakan teman sekelas Yusuf saat sekolah, dikenal melalui akun TikTok Salesgemes. Di balik nama tersebut, Dani memang bekerja sebagai sales layanan internet RT/RW-Net.
Kegiatan berlangsung santai dengan pendampingan Pak Damaris, selaku Ketua Konsentrasi Keahlian TKJ, dan Pak Harimawan, guru senior TKJ. Obrolan pun tidak berhenti pada cerita soal TikTok atau bagaimana mendapatkan banyak penonton. Yusuf dan Dani justru banyak membagikan pengalaman tentang bagaimana mereka mencari peluang, menjalani pekerjaan, membuat konten, sampai menghadapi berbagai kesulitan setelah lulus sekolah.
Antusiasme siswa juga terlihat setelah sesi selesai. Banyak siswa TKJ yang langsung mengajak Yusuf dan Dani foto bersama. Di tengah ramainya suasana tersebut, tim SmechaPost TKJ, Uyin (Faizatul Uyun) dan Minthul (Annisatul Shabriena), akhirnya mendapat kesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan keduanya.
Jangan Cuma Nunggu, Gerak Dulu
Dari obrolan bersama Yusuf dan Dani, ada empat insight utama yang cukup relate dengan kehidupan siswa yang sebentar lagi akan menghadapi dunia setelah sekolah.
Pertama, berani keluar dari zona nyaman.
Menurut mereka, peluang tidak akan tiba-tiba jatuh dari langit kalau seseorang hanya duduk dan menunggu. Harus ada gerakan. Mencoba pekerjaan baru, belajar hal yang belum dikuasai, atau mengambil pengalaman yang awalnya terasa asing bisa menjadi pintu menuju kesempatan berikutnya.
Pengalaman Yusuf menjadi salah satu contohnya. Pekerjaannya sebagai kurir online shop tidak hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga membuka banyak cerita yang kemudian bisa ia olah menjadi konten. Aktivitas sehari-hari yang bagi orang lain mungkin terlihat biasa, justru bisa menjadi bahan untuk berkarya.
Kedua, cari peluang dan berani mengambilnya.
Ketika kesempatan datang, jangan terlalu lama terjebak dalam “nanti gimana?” atau kebanyakan mikir sampai peluangnya keburu lewat. Selama masih masuk akal untuk dicoba, ambil kesempatan tersebut dan pelajari hasilnya.
Bagi Yusuf dan Dani, pengalaman tidak selalu datang dalam bentuk pekerjaan impian. Kadang justru dimulai dari pekerjaan yang ada di depan mata.
Dani, misalnya, benar-benar bekerja sebagai sales WiFi RT/RW-Net. Dari pekerjaan tersebut ia mendapatkan pengalaman bertemu banyak orang sekaligus bahan untuk membuat konten. Dunia kerja dan dunia konten akhirnya tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling mengisi.
Ketiga, jangan kebanyakan berkhayal soal hasil.
Mimpi besar tentu boleh. Namun, menurut Yusuf dan Dani, ekspektasi yang terlalu tinggi tanpa melihat proses justru bisa membuat seseorang gampang kecewa.
Daripada sibuk membayangkan berapa banyak followers, berapa banyak uang, atau seberapa terkenal nantinya, lebih baik fokus pada apa yang bisa dikerjakan sekarang.
Mulai dari kecil, lihat responsnya, evaluasi, lalu berkembang.
Keempat, jangan selalu mencari jalan yang paling gampang.
Mereka mengingatkan bahwa sesuatu yang ingin dicapai pasti punya proses. Ada saatnya harus capek, gagal, ditolak, atau mengerjakan sesuatu yang tidak sesuai ekspektasi.
Justru dari situ seseorang belajar menemukan cara yang lebih baik.
Yusuf menyampaikannya dengan pesan yang cukup sederhana.
“Jangan ragu kalau mau sukses. Jangan mau gampangnya saja. Kalau mau sukses, harus berani mencari cara yang sulit, menghadapi kesulitan, dan terus berusaha.”
Cerita Yusuf dan Dani menunjukkan bahwa perjalanan setelah lulus tidak selalu punya jalur yang lurus. Dari bangku TKJ pada 2018, keduanya kini menjalani pekerjaan masing-masing sambil membangun nama di dunia digital.
Pesan yang mereka bawa pun sebenarnya sederhana: jangan cuma menunggu peluang. Keluar, cari, coba, dan jalani prosesnya.
Sebab kadang, jalan menuju sesuatu yang lebih besar memang dimulai dari hal yang kelihatannya kecil—seperti satu box es krim, pekerjaan sebagai kurir, jualan WiFi, atau sekadar keberanian untuk mencoba.






